Selasa, 05 Januari 2010

Kepalang Basah

Dikisahkan bahwa sebagian ulama arifin berjalan di jalan yang berlumpur dengan menyingsingkan kainnya agar tidak terpeleset, namun terbukti ia masih tergelincir sehingga tubuhnya bergelimpangan di situ. Ia segera bangkit seraya menangis dan mengatakan:
“Kejadian ini akan semisal seorang hamba yang bersikap selalu menjauhi segala dosa, namun pada sekali waktu ia jatuh ke dalam dosa dan jatuh ke dosa lagi, setelah itu ia geregetan sehingga membenamkan diri ke dalam dosa-dosa yang lain.


■■■

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar