Selasa, 05 Januari 2010

Menghapus Amal Buruk

Syahwat itu jika saja diperturutkan, maka akan menjadi kegelapan yang menyelimuti hati yang lama kelamaan akan menimbulkan karat. Hal itu akan sebagaimana cermin yang ditiup dengan mulut, kebeningannya akan tertutup dengan uap, dan lama-lama akan menjadi karat sehingga akan sulit untuk dibersihkan kembali.
Namun dalam hati itu juga akan bersemayam nur hasil refleksi berbagai ibadah. Nur itu akan berfungsi menghapus karat yang ditimbulkan dari memperturutkan syahwat tersebut, sehingga Rasulullah pernah mengatakan:
“Sebuah amal buruk cepatlah susuli dengan amal baik, ia akan bisa menghapusnya” (At-Tirmidzi dari Abu Dzarr).

■■■

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar