Senin, 04 Januari 2010

Bukti Sebuah Cinta

Dikisahkan bahwa seorang Abid telah begitu lama membaktikan dirinya kepada Allah di sebuah rerimbunan pohon, pada suatu hari ia keluar untuk berjalan-jalan. Ketika itulah ia melihat seekor burung yang tengah berada dalam sarangnya dengan bersiul begitu merdu.
Hal ini yang membuat hati Abid tertarik untuk berpindah tempat di dekat sarang itu agar sering kali bisa mendengar kicauannya yang indah. Ternyata maksud tersebut segera ditindak lanjuti, maka segera saja Allah memberikan wahyu kepada seorang Nabi yang hidup di zaman itu.
“Wahai Nabi-Ku, katakanlah kepada si Abid itu:“Jika saja ia lebih suka bercengkerama dengan makhluk, Aku akan segera menurunkan derajatnya sehingga ia tidak akan mampu lagi menggapai derajat semisal itu untuk selamanya.”
Syeikh Sahal mengatakan:
“Sebagai tanda menyintai Allah yaitu menyintai terhadap Al-Qur’an (sering membacanya). Sedangkan tanda cinta terhadap keduanya (Tuhan dan Al-Qur’an) yaitu menyintai Rasulullah Saw. Dan tanda menyintai beliau adalah menyintai sunnah-sunnahnya. Dan tanda menyintai sunnahnya yaitu menyintai akhirat. Sedangkan tanda menyintai akhirat yaitu membenci keduniaan. Dan tanda membencinya yaitu tidak mempergunakannya terkecuali sekedar cukup bisa menyampaikan kepada akhirat.”

■■■

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar