Selasa, 29 Desember 2009

Pasien Dokter dan Dokter Pasien

Pasien Dokter dan Dokter Pasien



Ketika Syeikh Bisyr Al-Harits sedang sakit, maka karibnya yang menjadi dokter, yakni Abdur Rahman segera menjenguknya untuk mengadakan terapi seperlunya. Pada kesempatan itu Abdur Rahman merayu agar Bisyr makan dengan cukup, sebab ketika diperiksa tampaknya ia kekurangan darah.
“Sebutkanlah makanan yang kau sukai, wahai Bisyr, aku akan segera membelikannya. Jangan-jangan kalau saya yang menentukannya, kau akan selalu menolak?”. begitu sang dokter menawarkan jasanya.
“Katakan saja makanan yang menurutmu paling aku sujkai”. sahut Bisyr lebih lanjut.
“Kau harus secara terus menerus meminum sukanjabin (STMJ) dan ditambah jambu monyet atau jambu ragi!”. begitu saran dokter.
“Kau mengerti mengenai buah lain yang bisa menggantikan sukanjabin”. tanya Bisyr.
“Aku saja mengetahui, mengapa kau seorang dokter tidak tahu”. tukas Bisyr lagi.
“Apa itu?”, tanya dokter penasaran.
“Buah andewi (handaba) dicampur dengan cuka?”.
“Hebat juga pengetahuanmu”. begitu puji sang dokter.
“Kau mengerti buah lain yang bisa menggantikan jambu monyet?”. tanya Bisyr lebih lanjut.
“Aku juga tidak tahu”. sahut sang dokter lebih terpana lagi.
“Aku tahu itu!”. sambung Bisyr.
“Coba sebutkan!” pinta sang dokter.
“Buah kharnub Syam”. sahut Bisyr lagi.
“Kau tahu buah lain yang menggantikan jambu ragi?”. cecar Bisyr lagi.
Kali ini sang dokter hanya menggelengkan kepala.
“Aku tahu itu”. sahut Bisyr semakin membuat tak berdaya sang dokter.
“Apa, sebutkan!. pinta sang dokter kendati sudah tidak bernyali.
“Kacang Arab dicampur dengan susu sapi”. sahut Bisyr lagi.
“Ternyata kau lebih mengerti ketimbang saya, namun mengapa sejak tadi kau bertanya terus. Padahal saat ini bukan waktunya ujian ilmu kedokteran”. begitu sang dokter menukas dengan agak jengkel.
Mendapat jawaban ini, Bisyr hanya tersenyum.


o0o

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar