Senin, 04 Januari 2010

Bahan Bakar Jahanam Pertama

Rasulullah Saw.mengatakan bahwa ketika kiamat telah datang maka Allah akan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu kepada tiga macam manusia.
Pertama, orang yang ketika hidup diberi karunia berbagai disiplin ilmu. Allah akan bertanya kepadanya :“Bagaiamana tanggung jawabmu terhadap berbagai ilmu yang telah Aku berikan kepadamu?”.
“Wahai Tuhanku, aku telah berusaha keras untuk mengamalkan ilmu itu siang dan malam,” begitu jawabab lelaki itu.
“Kau bohong, kau dusta. Dengan segera para malaikat juga mengatakan : “Kau bohong!. Namun kau berharap agar mendapat gelar atau dipanggil sebagai orang yang ‘alim. Ingatlah, gelar itu telah kau dapatkan (dengan demikian tidak ada lagi pahala di sisi-Ku).”
Kedua, orang yang diberi karunia harta cukup banyak. Maka Allah akan bertanya kepadanya :
“Bagaimana tanggung jawabmu terhadap harta benda yang telah Aku berikan kepadamu?.”
“Wahai Tuhanku, aku telah berusaha untuk mendermakan karunia berupa harta itu siang dan malam.” begitu jawab lelaki itu.
“Kau bohong, kau dusta. Para malaikat juga mengatakan:“Kau bohong!, namun kau berharap agar terkenal di masyaraka sebagai orang dermawan. Ingatlah, gelar itu telah kau dapatkan (dengan demikian tidak ada lagi pahala di sisi-Ku).”
Ketiga, yaitu orang ketika hidupnya berjihad menegakkan agama Allah sehingga mati di medan pertempuran, maka Allah akan bertanya kepadanya:
“Mengapa kau harus mati terbunuh di akhir hayatmu?.”
“Wahai Tuhanku, Engkau telah memerintahkan kepadaku untuk selalu berjihad menjunjung tinggi agama-Mu. Aku segera memperturutkan perintah-Mu itu sehingga kematian menjemputku,” begitu jawab lelaki itu.
“Kau bohong, kau dusta. Dengan segera para malaikat juga mengatakan : “Kau bohong!, namun kau berharap agar mendapat panggilan dan gelar pahlawan di masyarakat. Ingatlah, gelar itu telah kau dapatkan (jangan berharap lagi pahala di sisi-Ku).”
Abu Hurairah mengatakan:“Setelah Rasulullah menuturkan hadits tersebut, sejenak kemudian beliau menepuk-nepuk pahaku seraya mengatakan:
“Merekalah makhluk paling awal di hari kiamat nanti, dimana api Jahanam dinyalakan untuk membakarnya.”
Setelah dirasa ada kesempatan, Abu Hurairah pun menghadap Muawiyah (raja) seraya menuturkan hadits yang pernah didengarnya itu. Begitu Muawiyah mendengarnya, air matanya langsung mengalir membasahi pipi dan janggutnya, malah disertai jerit histeris sehingga hampir-hampir saja ia menemui ajal karenanya. Dan setelah siuman, ia mengatakan :
“Memang benar apa yang dikatakan Allah, sebagaimana yang tertera dalam Kitab-Nya:
Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya maka Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaannya di dunia dengan sempurna. Dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan (Hud :15).


■■■

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar