Senin, 04 Januari 2010

Bayazid dan Orang Bodoh

Pada suatu hari, seseorang mengomel kepada Bayazid, seorang ahli mistik pada abad kesembilan, mengatakan bahwa ia telah berpuasa dan berdoa dan berbuat segalanya selama tiga puluh tahun namun tidak juga menemukan kesenangan seperti yang digambarkan Bayazid. Bayazid menjawab, orang itu bisa saja melanjutkan perbuatannya tiga ratus tahun lagi tanpa mendapatkan kesenangan juga.
"Mengapa begitu?" tanya si Sok Saleh.
"Sebab kesombonganmu merupakan halangan utama bagimu."
"Coba katakan apa obatnya."
"Obatnya tak akan bisa kau laksanakan."
"Bagaimanapun, katakan sajalah."
Bayazid pun berkata:
"Kau harus pergi ke tukang pangkas rambut untuk mencukur janggutmu, (yang terhormat, itu). Lepaskan semua pakaianmu dan kenakan korset. Isi sebuah kantong kuda dengan kenari sampai penuh, lalu gantungkan di lehermu. Pergilah ke pasar dan berteriaklah:
“Akan kuberikan sebutir kenari kepada setiap anak yang memukul tengkukku. Kemudian lanjutkan perjalananmu ke sidang pengadilan agar semua orang menyaksikanmu," kata Bayazid.
"Tetapi aku tak bisa melakukan itu; coba katakan cara lain yang sama manfaatnya," sahut si Sok saleh yang merasa tak kelar nengangkat beban.
"Itu langkah pertama, dan satu-satunya cara," kata Bayazid, "Tetapi sudah aku katakan kepadamu bahwa kau tak akan bisa melakukannya; jadi tak ada obat bagimu."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar