Senin, 04 Januari 2010

Penderitaan Hidup di Dunia

Dikisahkan oleh ‘Atha’ Al-Khurasani bahwasannya seorang Nabi pada suatu hari melintas di tepian samudra, ia pun menjumpai seorang mukmin yang sedang menjaring ikan. Ketika jaring itu ditebarkan, ia tidak lupa membaca asma Allah. Namun ketika jaring diangkat, ternyata tidak seekor pun ikan yang didapatkan.
Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya, dimana ia menjumpai seorang kafir yang mengerjakan hal yang sama. Dan ketika ia menebarkan jaring, tidak lupa pula menyebut nama syetan yang menjadi idolanya. Ternyata dengan begitu ketika jaring diangkat, banyak sekali ikan yang menggelepar di dalamnya. Dengan keheranan Nabi tersebut mengadukan perihal ini kepada Allah:
“Ya Allah, mengapa dua peristiwa ini aku lihat begitu ganjil, padahal aku juga telah mengerti bahwa seluruh peristiwa itu tidak luput dari pantauan dan kekuasaan-Mu ?.”
Segera saja Allah mengutus kepada seorang malaikat untuk menyingkap rahasia di balik kedua peristiwa itu.
Setelah Nabi tersebut melihat sendiri dengan mata kepala mengenai berbagai pahala yang telah dipersiapkan untuk lelaki yang mukmin tadi, dan diperlihatkan pula mengenai berbagai siksa yang akan diterima si kafir itu, dia langsung mengatakan :
“Kini hatiku telah tenteram, ya Allah.”


■■■

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar