Selasa, 29 Desember 2009

Adakah anak perlu pil vitamin?

Adakah anak perlu pil vitamin?



Kesehatan yang sempurna bagi anak-anak tidak saja berarti bebas dari penyakit, tetapi juga adanya pertumbuhan yang sempurna, tampak segar dan kuat. Makanan yang baik mutlak buat pertumbuhan tersebut, anak bertambah kuat dan aktif. Tetapi ibu-ibu sering mengalami kesukaran dalam memberi makanan pada anak-anak yang sesuai dengan seleranya. Hal ini menyebabkan ibu-ibu menjadi gelisah, apalagi biasanya anak yang tidak mau makan kelihatan lemah, kurus dan sering sakitan, akibatnya anak lekas-lekas dibawa ke dokter untuk minta vitamin atau, obat untuk menambah nafsu makannya.
Sebenarnya ibu tidak perlu tergesa-gesa pergi ke dokter tetapi usahakanlah untuk menyelidiki dahulu apa yang menyebabkan anak tidak mau. makan. Apakah ia terlalu capai bermain-main, terlalu banyak jajan terutama makanan yang manis, ataukah makanan yang dihidangkan tidak menarik selera dan perhatian anak-anak. Atau memang anak sedang dalam keadaan tidak sehat.
Selain hal-hal di atas, mungkin pula anak-anak hanya suka makanan tertentu - misalnya makanan yang manis-manis, susu, dan lain-lain - sehingga susunan makanannya tidak sempurna nilai gizinya. Padahal bagi anak-anak, untuk tumbuh dengan sempurna sangat diperlukan susunan makanan yang baik, yang mengandung semua nutrisi yang terdapat dalam bahan makanan.
Bagaimanakah kalau anakanak tersebut makannya hanya sedikit atau hanya senang pada satu - dua macam saja? Di sinilah perlunya pemberian vitamin pada anak-anak (terutama pada golongan anakanak prasekolah umur 1 - 5 tahun) di samping tentunya mengusahakan agar anak mau mengubah sikapnya terhadap makanan. Pemberian vitamin bukanlah untuk menimbulkan nafsu makan saja. Vitamin diberikan kepada anak-anak yang sehat sebagai vitamin pelengkap. Arti pelengkap adalah untuk melengkapi intake vitamin yang kurang karena makanan sehari-hari yang dimakan tidak selalu cukup. Tidak cukupnya intake vitamin dari makanan dapat disebabkan oleh 3 hal yaitu:
§ Karena variasi makaran yang dimakan sehari-hari terbatas
§ Karena kemampuan pencernaan makanan anak-anak yang terbatas,
§ Karena anak tak dapat dipaksa makan makanannya sampai habis.

v Tak perlu setiap hari
Dalam hal ini vitamin tidak perlu diberikan setiap hari sebab nafsu makan anak selalu berubah-ubah. Misalnya pada hari ini nafsu makan anak baik dan mau makan apa yang disediakan ibu, maka tak perlu dia diberi vitamin; sedang mungkin besok harinya karena sesuatu hal anak menjadi kurang nafsu makannya, baru diperlukan pembehan vitamin. Berbeda halnya bagi anak yang sedang sakit, pemberian vitamin adalah mutlak perlu, dan disebut extra vitamin untuk mempercepat penyembuhan penyakitnya dan juga karena penggunaan antibiotik menekan pembentukan salah satu atau beberapa vitamin dalam usus.
Begitu pula halnya pada anak yang jelas menderita kekurangan vitamin maka vitamin diberikan sebagai pengobatan. Misalnya pada anak-anak yang menderita rabun ayam karena kekurangan vitamin A, sudut bibir pecah karena kekurangan vitamin B2 dan B komplex,
Apa yang baik diberikan kepada anak-anak sebagai vitamin pelengkap? Dewasa ini telah banyak sekali kita jumpai di toko-toko obat, vitamin dengan bermacam-macam merk, baik dari dalam negeri maupun buatan luar negeri. Umumnya vitamin tersebut sekarang dibuat dalam bentuk larutan sirup yang mengandung semua vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan maupun kesehatan badan mulai dari vitamin A - B - C sampai vitamin K (disebut preparat multi-vitamin) dengan diberi rasa yang enak agar anak suka meminumnya. Ada beberapa diantaranya ditambah dengan mineral (kalsium dan besi) yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan tulang, gigi dan darah. Beberapa contoh preparat vitamin yang kita jumpai misalnya Erceevit, Calcilimo, Sanostol, Akti dan sebagainya.
Jenis preparat vitamin mana yang baik diberikan kepada anak sebenarnya harus disesuaikan dengan kebutuhan anak dan juga tergantung dari variasi makanannya sehari-hari. Misalnya saja, anak yang tidak suka sayuran untuk melengkapi vitamin dari sayuran lebih baik diberi preparat vitamin yang banyak mengandung vitamin A, D dan C.
Dengan pemberian multivitamin yang rasanya enak dan umumnya sangat disukai anak itu, ibu harus waspada terhadap intake yang berlebihan dari vitamin tersebut. Sebab dengan pemberian yang berlebihan justru tidak akan mempercepat pertumbuhan anak tetapi malah akan menyebabkan gangguan bagi kesehatan anak. Contoh yang jelas adalah kelebihan intake vitamin A akan menyebabkan anak menjadi gelisah, tidak ada nafsu makan, neg, pusing dan bahkan sampai muntah-muntah.
Untuk mencegah hal ini alangkah baiknya bila ibu tidak terlalu vitamin-minded, tetapi mencoba untuk memperbaiki kebiasaan anak untuk mau makan dengan baik dan teratur. Pemberian makan pada anak sebenarnya dapat menyenangkan bila ibu tahu:
- bagaimana sifat anak
- makanan apa yang harus mereka dapat
Ibu-ibu telah tahu bahwa tidak ada dua orang anak yang sama bentuk badannya, sama keaktifannya dan sama pula sifatnya. Ada anak yang cepat tumbuh menjadi tinggi dan kukuh, tetapi anak yang lain pendek dan gemuk. Semuanya ini tergantung dari faktor keturunan dan juga tingkat pertumbuhannya. Si Udin lebih cepat naik berat badannya daripada si Ati pada umur yang sama. Udin lebih senang makan dan selalu minta makanan sendiri, tetapi memaksa makan lebih banyak kepada si Ati malah membuatnya mogok makan. Tingkat pertumbuhan Ati yang lebih lambat memerlukan lebih sedikit makanan. Demikian pula halnya kebutuhan makanan bagi tiap anak akan berbeda tergantung dari umur dan berat badannya.

v Makanan yang Baik bagi Anak
Pada dasarnya susunan makanan anak sama dengan makanan orang dewasa yaitu harus seimbang dan memenuhi pedoman menu 4 Sehat 5 Sempurna, hanya berbeda dalam kebu tuhan gizinya.
Bahan makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan energi untuk aktivitasnya adalah nasi atau penggantinya yang bisa berupa roti, kentang, mie bihun atau macaroni. Bahan makanan tersebut selain banyak mengandung hidrat arang untuk tenaga, juga mengandung protein, mineral dan vitamin terutama vitamin B complex. Anak-anak biasanya lekas bosan dengan makanan yang sama, nafsu makan akan timbul kembali lebih besar bila sekali-sekali untuk pengganti nasi dihidangkan roti, kentang direbus/digoreng, atau mie yang dimasak sekaligus dengan sayuran, daging dan telur.
Telur, daging, ikan, ayam, hati, merupakan sumber protein yang mutlak bagi . anak-anak. Selain protein, makanan tersebut mengandung zat besi dan phospor untuk pembentukan darah, sedangkan vit. B complex untuk mempercepat pertumbuhan dan menjaga kesehatan.
Telur ayam atau bebek keduanya baik diberikan dan cukup 1 butir sehari. Daging sebaiknya dipilih yang tidak terlalu berlemak, yang lunak atau dicincang (corned beef). Ikan dipilih yang tidak banyak duri, dan hati-hati waktu memberikan pada anak-anak, harus diperiksa dulu betul apakah sudah tidak mengandung duri lagi. Sering anak senang dengan sardine atau ikan teri, ini sangat baik diberikan karena mengandung kalsium tinggi (dari tulangnya yang ikut dimahan) untuk pembentukan tulang dan gigi. Bahan makanan ini cukup diberikan 2 - 3 potong sehari (50 - 75 g). Jangan dilupakan pemberian bahan makanan sumber protein nabati dari kacang-kacangan (kacang hijau, kacang tanah, kacang kedele, kacang merah) untuk bubur, sup atau rempeyek dan tempe serta tahu. Bahan tersebut mengandung banyak protein, mineral dan vit. B1.

v Sayuran dan buah-buahan
Adalah bahan makanan yang memberikan vitamin dan mineral: Mineral untuk pembentukan tulang, darah dan otot. Juga memberikan serat untuk membantu melancarkan pencernaan dan pengeluaran faeces. Pilihlah sayuran yang muda tidak terlalu berserat seperti bayam, buncis, kangkung muda, kool, kembang kool, oyong, jagung muda, wortel, tomat. Sayuran sebaiknya tidak dimasak terlalu matang dan dengan air sedikit untuk mencegah hilangnya vitamin. Mempertahankan warna sayuran tetap baik adalah penting agar tetap menarik.
Jeruk, pepaya, pisang, tomat, mangga adalah sumber vitamin C yang baik. Dapat diberikan segar, diambil sarinya, atau anak-anak lebih senang bila buah dipotong-potong kecil dan ditaburi gula di atasnya. Apokat yang dicampur dengan susu dan gula juga sangat disukai anak-anak. Selain minyak goreng, margarine adalah sumber lemak yang baik dan mudah dicerna, serta banyak mengandung vit. A dan D.

v Dua gelas susu sehari
Susu dan hasil olahnya mutlak perlu diberikan tiap hari sebab mengandung protein untuk pembentukan otot dan jaringan tubuh, mengandung Kalsium dan phosphor untuk pembentukan tulang dan gigi, mengandung vitamin untuk pertumbuhan dan kesehatan badan. Susu sapi murni yang tidak diencerkan dengan air atau santan oleh pedagang susu, tepung susu penuh (whole milk powder) dan susu kental manis (sweetened condensed whole milk) yang dilarutkan sesuai dengan peraturan, sama baik khasiatnya bagi pertumbuhan anak. Yoghurt dapat pula dianjurkan bagi anak-anak terutama bagi mereka yang tidak suka susu, yang mungkin disebabkan kareria itdak senang baunya atau rasanya.
Yoghurt adalah susu penuh yang diasamkan dengan proses tertentu. Karena proses pengasaman tersebut rupanya menjadi kental bergumpal-gumpal dan rasanya asam, sehingga mungkin lebih mudah diterima oleh anak-anak dengan menambahkan sedikit sirup yang berwarna. Selain itu nilai gizinya juga berubah, kadar proteinnya agak lebih tinggi, vitamin agak berkurang dan daya cerna menjadi tinggi sehingga mudah diserap. Untuk susu, cukup diberikan 400 (2 gelas) sehari. Bagi anak-anak yang tidak suka susu, dapat diberikan dalam bentuk masakan campuran (untuk puding, cendol, bubur kacang hijau). Ice cream juga merupakan sumber tambahan susu yang baik asal tidak diberikan terlalu sering dan mengganggu nafsu makan anak.
Hampir semua anak-anak prasekolah dan anak sekolah perlu mendapat makanan selingan, karena kemampuan perutnya yang terbatas mereka tak dapat makan sekaligus banyak, sedang kebutuhan energinya besar. Makanan selingan sebaiknya diberikan pada waktu yang sama setiap harinya, misalnya pada jam 10.00 atau jam 4 - 5 sore.
Pilihlah makanan selingan yang bernilai gizi tinggi, misalnya cendol dengan susu/yoghurt atau dengan buah-buahan, bubur kacang hijau, macam-macam puding, ice cream, crackers, biskuit, kue basah lainnya. Jangan terlalu banyak/sering memberikan makanan yang manis/berlemak seperti misalnya gula-gula, coklat, taart, kacang goreng.
Dalam memasak makanan untuk anak-anak, hindarkan pemakaian bumbu yang terlalu tajam dan terlalu berlemak. Banyak kalori, protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak-anak untuk aktivitas dan pertumbuhan badan berbeda-beda menurut golongan umur dan berat badannya. Anak laki-laki atau wanita tidak ada perbedaan, kecuali bagi mereka yang memasuki usia remaja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar